UKM Binaan LADOVA Consulting Sukses ke Grand Final Wirausaha Muda Mandiri!

         SuksesSalah satu kata-kata mutiara yang begitu mengubah seluruh arah hidup dan bisnis saya adalah kata-kata Pak Muhammad Nuh. Beberapa tahun yang lalu, beliau menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo)  dan memberi motivasi pada acara Grand Final Indonesia ICT Award (INAICTA) di Jakarta Convention Center (JCC). Beliau memberi nasehat yang begitu membekas bagi saya hingga hari ini, “Sejati-jatinya kesuksesan adalah ketika kita bisa membantu orang lain untuk sukses. Sejati-jatinya kebahagiaan adalah ketika kita bisa membuat orang lain bahagia.” Kini setiap malam saya bisa tidur dengan tersenyum karena kini ternyata tidak hanya saya saja yang bisa berada di bawah sorotan media dan menerima Business Start Up Award 2006 di Hotel Mulia namun kini juga satu per satu UKM binaan LADOVA Consulting mulai bersinar dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang banyak. Hidup kita itu ibarat tongkat estafet, jangan egois, berikanlah tongkat itu ke orang lain supaya mereka bisa meneruskan perjalanannya. Seperti yang Stephen Covey katakan di akhirnya hidupnya sebelum beliau meninggal, “Our LIFE is our LEGACY“. Jika Stephen Covey mewariskan buku 7th Habits untuk puluhan generasi mendatang, lantas apa warisan hidup kita? Apa hidup kita hanya kita habiskan untuk menimbun kertas (uang), mobil Jaguar, makan minum, kawin mawin? Atau kita mau menggunakan sisa hidup kita yang sangat terbatas untuk membantu sesama kita, 60% masih hidup di bawah garis kemiskinan, 13 juta anak putus sekolah, serta 51 juta UKM yang bisa kita bantu untuk ekspor ke berbagai negara melalui bisnis online?

GRATIS Seminar Bisnis Online Tanpa Modal
Bergabunglah bersama 36 ribu anggota Asosiasi Bisnis Digital (ABD) yang sudah memiliki bisnis online tanpa modal dengan bantuan LADOVA Consulting, Digital Business Consulting
GRATIS menghadiri seluruh pelatihan bisnis online tanpa modal dengan menjadi anggota Asosiasi Bisnis Digital (ABD)

Apa Warisan Hidup Anda untuk Indonesia?

Batik Girl

Boneka Batik Girl yang Diproduksi oleh Narapidana Wanita

      Suatu hari saya berkenalan dengan Lusi Efriani yang merupakan single parent dengan 2 anak di airport Soekarno-Hatta, hati saya langsung trenyuh mendengar kisah perjuangan hidupnya yang sangat berat. Saya sedih Indonesia begitu kaya akan sumber daya alam namun 60% rakyatnya justru hidup di bawah garis kemiskinan. Lusi sebelumnya adalah orang asing yang belum pernah saya kenal sama sekali. Namun, sejak pertemuan di airport itu kami mulai berteman. Beberapa bulan kemudia kami akhirnya malah menjadi business partner.

Hidup Kita adalah Inspirasi Bagi Orang Lain

Estafet

Hidup Kita adalah Inspirasi Bagi Orang Lain

Hidup Kita adalah Estafet
Usia saya sudah tidak muda lagi dan kini tongkat estafet itu sudah saya berikan ke salah satu UKM Binaan LADOVA Consulting, Batik Girl yang digagas oleh Lusi Efriani. Sebelum saya mendirikan LADOVA Consulting, selama 3 tahun terakhir secara pribadi saya banyak membenahi bisnis sosial milik Lusi. Mulai dari pembuatan business plan hingga pekerjaan printilan-printilan:
1. memberi nama brand Batik Girl
2. membuatkan Facebook Page Batik Girl
3. mempromosikan Batik Girl ke dunia internasional melalui Facebook Ads
4. keliling roadshow memberikan motivasi entrepreneurship ke anak-anak SMA dari keluarga berpenghasilan
rendah
5. mengetik, merancang dan menyusun proposal pendanaan hibah ke pemerintah Amerika karena Lusi kesulitan
menulis proposal dalam Bahasa Inggris
6. membuatkan terjemahan Bahasa Inggris Video Wawancara Lusi di NET TV agar dikenal dunia internasional
7. membatu menyiapkan pameran serta Batik Girl Roadshow di Jakarta, Batam dan Singapiura
8. membuat dan mendesain Pitch Deck untuk Young South East Asian Leaders Initiative 2014 yang diadakan pemerintah Amerika Serikat
Kini Batik Girl sudah diekspor ke berbagai negara, di antaranya: Amerika Serikat, Kanada, Australia, Singapura dan Malaysia.

Produksi Batik Girl

Produksi Batik Girl oleh Narapidana Wanita di Penjara

 Cikal Bakal LADOVA Consulting
Lowongan Kerja             Semua business mentoring di atas saya lakukan secara GRATIS hingga akhirnya kini Batik Girl telah berhasil meraih 2 kali pendanaan hibah dari Kedutaan Besar Amerika Serikat: $18.000 di tahun 2013 dan $10.000 di tahun 2014. Selain itu, saya juga membantu Lusi membuatkan proposal serta pitch deck untuk kompetisi Young Southeast Asian Leaders Initiative Award yang akhirnya kami menangkan mengalahkan ratusan tim dari seluruh Asia Tenggara. Hebatnya lagi, penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Duta Besar Amerika Serikat, Mr. Robert Blake. Lusi Efriani pun kini sudah menjadi selebriti baru di Trans TV, NET TV, Kompas, Detik dan Bisnis Indonesia. Saya lalu berpikir, jika saya bisa membina Lusi yang tadinya bukan siapa-siapa hingga sekarang bisa memberdayakan 750 narapidana wanita untuk produksi boneka Batik Girl, mengapa saya tidak menduplikasi sistem dan proses pembelajaran yang sudah terbukti sukses ini supaya bisa lebih banyak kisah-kisah sukses seperti Lusi di Indonesia?

        Nah, di situlah cikal bakal berdirinya LADOVA Consultingi, #1 Non-Profit E-Commerce Consulting in Indonesia. Membaca, menulis, belajar, serta mengajar memang merupakan passion saya sejak SMA, oleh karena itu saya sama sekali tidak memikirkan profitbusiness model, revenue model. Bagi saya hanya satu saja pertimbangan yang perlu dipertimbangkan dalam mendirikan bisnis: value to others. Profit akan dengan sendirinya datang ketika kita fokus memberikan nilai tambah ke klien-klien kita. Jadi fokuslah pada satu hal ini maka bukan Anda yang capek-capek diperbudak oleh uang namun yang terjadi malah sebaliknya: uang yang akan mengejar Anda! Di dunia ini banyak sekali bisnis-bisnis yang tidak memberikan value to others bahkan merusak anak-anak muda secara masif dan sistemik namun memiliki profit ratusan triliun, contohnya saja bisnis narkoba, bisnis situs porno hinga bisnis situs judi. Apakah itu bisnis yang ingin Anda wariskan ke anak cucu Anda?

Value to Others

Kunci Sukses Bisnis adalah Value to Others

Angel Investor Datang Tanpa Dicari
Kembali ke laptop, setelah seluruh profit bi
snis di LADOVA Group International saya sumbangkan untuk biaya operasional LADOVA Consulting, apa yang terjadi? Seperti yang saya bilang di atas, tidak sampai 10 bulan satu per satu angel investor yang memiliki visi yang sama dengan LADOVA Consulting menghubungi kami tanpa pernah kami cari! Kami pada waktu itu memang tidak terlalu memerlukan suntikan investasi karena dari bulan pertama saja start up kami sudah profit. Saya sampai sekarang tidak habis pikir bagaimana para angel investor tersebut bisa mengetahui kontak saya. Ajaib! Awalnya banyak yang bilang saya bodoh bahkan gila mau menjual beberapa aset strategis hanya untuk membantu UKM-UKM tidak jelas secara cuma-cuma. Namun kini, saya hanya bisa menitikkan air mata ketika setiap saya bangun pagi membaca e-mail, ada puluhan ucapan terima kasih dari berbagai UKM yang dibina LADOVA Consulting karena omzet mereka rata-rata melonjak 300% bahkan ada 1 UKM klien kami yang meningkat sampai 900%!

         Total saat ini ada 33 ribu UKM yang sudah dibina secara online oleh LADOVA Consulting selama hampir 1 tahun terakhir. Angka ini masih sangat kecil karena Indonesia memiliki 51 juta UKM yang memberikan kontribusi 68% ke Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Inilah yang menyebabkan kondisi ekonomi Indonesia tahan krisis ketika diterpa badai krisis finansial global tahun 2008 lalu. Sekarang saja kita bisa melihat tidak ada lagi nasabah yang antri panjang untuk melakukan penarikan dana besar-besaran (rush) ke bank padahal nilai tukar rupiah-dollar sudah tembus Rp 13.000, kurs terendah sejak krisis 1998. Jika Indonesia mau setara dengan negara-negara maju lainnya, kita semua harus bahu-membahu membantu UKM melipatgandakan omzetnya dan membantu mereka untuk ekspor sebanyak-banyaknya ke pasar luar negeri.

        Ekspor yang kuat inilah kunci penguatan nilai tukar rupiah, Profesor Ekonomi Makro saya sudah hitung jika kita bisa meningkatkan ekspor seluruh UKM kita 3 kali lipat, maka kurs dollar pasti akan ada di di bawah Rp 3.000! Defisit neraca perdagangan Indonesia yang terjadi semakin parah karena semakin banyak pengusaha Indonesia yang memindahkan pabriknya ke Vietnam atau China demi upah buruh yang jauh lebih murah. Bagi pengusaha yang tidak mau repot mendirikan pabrik dan mengurus karyawan, mereka dengan mudah impor barang dari Cina yang membuat nilai tukar rupiah kita terus melemah dari hari ke hari. Sebagai konsmen produk-produk impor, Anda sangat bertanggungjawab atas melemahnya nilai tukar rupiah dari hari ke hari. Jadi jika Anda ingin nilai tukar rupiah menguat kencang, mari ikuti saran Pak Alim Markus, bos Maspion, di iklan TV, “Cintailah produk-produk Indonesia!”

         Lucunya, saya sangat terkejut karena dari belasan orang yang tadinya bilang saya bodoh dan goblok justru malah akhirnya ada 3 orang yang ikut bergabung menjadi salah satu dari 10 angel investor kami. Tidak sampai 1 tahun, kini valuasi LADOVA Consulting ada di angka Rp 10 milyar. Sebuah angka yang jauh dari bayangan saya jika dibandingkan gaji pertama saya yang hanya Rp 1 jutaan ketika bekerja di perusahaan IT terbesar di dunia yang memiliki omzet $ 100 milyar (Rp 1300 triliun). Kisah saya mungkin tidak jauh beda dengan William, CEO Tokopedia, yang dulunya juga penjaga warnet tapi sekarang sudah memiliki bisnis puluhan triliun. Jika saya dan William bisa menjadi milyarder dalam usia yang belum 40 tahun, saya rasa tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak menggapai impian-impian terliar Anda! Saya juga masih ingat ketika saya menjadi Microsoft Student Ambassador diberi nasihat oleh petinggi Microsoft, Pak Risman Adnan di Hotel Shangri La, “Sebelum umur 30, lakukanlah hal-hal tergila dalam hidup kamu!” Kini usia saya sudah 30 dan saya sudah banyak melakukan hal-hal gila termasuk menghabiskan seluruh tabungan saya untuk mendirikan LADOVA Consulting.

Baca juga Kisah Inspiratif Pendiri Tokopedia:
Inspiratif, Kisah Penjaga Warnet yang Sukses Menjadi Anak Muda Terkaya di Indonesia!

Dukungan Angel Investor Sangat Penting
Para angel investor kami yang kebanyakan sudah malang melintang di industri e-commerce melihat LADOVA Consulting sebagai sebuah bisnis yang sangat unik dan visioner. Mereka adalah orang-orang yang memang sudah kelebihan uang tunai di bank dan ingin membaktikan hidupnya untuk membuat social impact yang masif bagi masyarakat Indoneisa.
Akhir kata, dengan segala kerendahan hati, saya ingin mengajak rekan-rekan pengusaha yang peduli UKM untuk ikut turun tangan menjadi Relawan, Donatur atau Konsultan Bisnis LADOVA Consulting secara pro bono alias GRATIS! Sukses itu meninggalkan jejak, tinggalkanlah jejak-jejak kesuksesan Anda supaya orang lain juga bisa ikut sukses seperti Anda!


Love,

Wilson

Leave a comment

Your email address will not be published.


*