Sharing Economy Membuat Dunia Berlipat Ganda

Sharing Economy

SHARING ECONOMY MEMBUAT DUNIA BERLIPAT GANDA

GRATIS Seminar Bisnis Online Tanpa Modal
Bergabunglah bersama 36 ribu anggota Asosiasi Bisnis Digital (ABD) yang sudah memiliki bisnis online tanpa modal dengan bantuan LADOVA Consulting, Digital Business Consulting
GRATIS menghadiri seluruh pelatihan bisnis online tanpa modal dengan menjadi anggota Asosiasi Bisnis Digital (ABD)

Pergeseran pola ekonomi dari yang tadinya owning economy menuju sharing economy membuat efisiensi dan efektivitas penggunaan aset semakin tinggi. Satu mobil yang tadinya hanya dinaiki 1 orang, kini bisa dinaiki 2-4 orang dengan tujuan yang searah melalui GrabHitch.

Evolution of Sharing Economy

Aplikasi ride sharing saat ini menjadi ancaman serius bagi industri otomotif karena Gen Y dan Gen Z lebih banyak menggunakan aplikasi Uber, Grab dan Go Jek serta menunda pembelian mobil atau motor.

Pergeseran pola konsumsi inilah salah satu penyebab ilusi daya beli turun, padahal sebenarnya yang terjadi adalah shifting dari owning economy menuju sharing economy. Dengan bantuan sharing platform berbagi pengunaan aset yang kita miliki menjadi lebih mudah, lebih cepat dan lebih masif. Dengan adanya UberBlack, kita bisa setiap hari naik turun mobil mewah yang berbeda-beda ke mana saja tanpa perlu memiliki 1 mobil mewah pun. Inilah keindahan dari ekonomi berbagi yang tadinya masing-masing orang harus memiliki mobil dan menggaji sopir pribadi untuk bisa menikmati mobil mewah kini semua orang bisa mengakses mobil mewah kapan saja dengan biaya yang sangat murah mulai dari Rp. 10.000 saja.

Owning economy atau ekonomi kepemilikan membuat jalanan menjadi macet karena 1 orang bisa memiliki 3-5 kendaraan sedangkan sharing economy atau ekonomi berbagi membuat jalanan menjadi lancar dan lebih efisien karena 1 kendaraan bisa digunakan 10-20 orang per hari.

Berbeda dengan Gen X, Gen Y dan Gen Z tidak terlalu tergila-gila memborong properti dan mobil mewah karena mereka lebih menyukai menabung dan menikmati liburan kapan saja. Gen Y dan Gen Z merasa nyaman dengan dirinya sendiri apa adanya tanpa perlu bungkus barang-barang branded supermahal.

Dengan revolusi digital, ke depannya akan semakin sedikit pembelian dan penumpukan aset. Aset pribadi kita bisa secara bersama-sama digunakan untuk kesejahteraan bersama. Harga properti perkantoran dan apartemen di pusat kota akan anjlok karena pusat ekonomi menjadi tersebar ke daerah-daerah. Internet cepat adalah kunci percepatan menuju dunia yang berlipat ganda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*