Bikin Bisnis Tanpa Modal

Bikin Bisnis Tanpa Modal Bikin Bisnis Tanpa Modal

Halo semua,

GRATIS Seminar Bisnis Online Tanpa Modal
Bergabunglah bersama 36 ribu anggota Asosiasi Bisnis Digital (ABD) yang sudah memiliki bisnis online tanpa modal dengan bantuan LADOVA Consulting, Digital Business Consulting
GRATIS menghadiri seluruh pelatihan bisnis online tanpa modal dengan menjadi anggota Asosiasi Bisnis Digital (ABD)

Apa kabar? Kita akan melanjutkan pembahasan cara bikin bisnis tanpa modal. Bagi yang belum sempat membaca artikel yang pertama, silakan dibaca dulu di sini:
7 Cara Aneh Dapat 1 Juta per Hari Tanpa Modal

Cara 2: Bikin Bisnis Tanpa Modal
Bikin Bisnis Tanpa ModalBikin bisnis itu sebenarnya mudah dan banyak peluang bisnis yang sebenarnya tidak memerlukan modal sama sekali. Bisnis paling enak adalah bisnis yang tidak perlu modal karena tidak ada resiko rugi. Banyak peluang bisnis atau franchise yang ditawarkan di pameran-pameran yang memerlukan modal ratusan juta hingga puluhan milyar. Namun sayangnya, di balik iming-iming passive income yang besar, bisnis franchise tetap memiliki resiko kegagalan yang tinggi, resiko kerugian, resiko kehilangan, serta lamanya waktu balik modal yang lebih dari 5 tahun. Bisnis yang memerlukan balik modal lebih dari 5 tahun tentu merupakan bisnis yang tidak menarik bagi para pemula seperti kita. Apa bedanya kita kerja rodi 5 tahun tanpa dibayar untuk memperkaya sang pemilik franchise sebelum kita mendapatkan profit pertama kita?

The Power of Cash Conversion Cycle
Bikin Bisnis Tanpa ModalUntuk mempersingkat waktu, kita langsung saja membahas beberapa peluang bisnis yang bisa kita rintis tanpa modal uang sama sekali. Bagaimana caranya? Kuncinya adalah membuat cash conversion cycle bisnis kita menjadi minus. Bahasa sederhananya kita membuat pembeli membayar penuh di muka terlebih dahulu sebelum kita memproduksi atau membeli barang tersebut dari produsen. Sistem pembayaran seperti ini banyak sekali diterapkan di bisnis online atau e-commerce seperti Amazon, Lazada, hingga Zalora. Jadi para pengusaha online banyak yang menerima pembayaran penuh di muka sebelum membeli atau mengantarkan produk yang dipesan ke pembeli. Sederhana bukan?

CASH is KING!
Cash is KingNah sekarang bahasa rumitnya, apa itu cash conversion cycle atau yang sering disingkat CCC? Ilmu yang biasanya dipelajari di bangku S2 sekolah bisnis atau kelas MBA (Master of Business Administration) ini intinya menjelaskan lamanya perputaran uang tunai di bisnis kita. Di dalam dunia bisnis seringkali kita mendengar istilah CASH is KING. Banyak bisnis besar maupun kecil yang bangkrut atau merugi karena kehabisan dana tunai. Tidak ada gunanya kita memiliki ribuan pelanggan jika semua pelanggan tersebut membayar dengan cara kredit mundur 90 hari ke belakang dan 50%-nya bahkan ternyata kredit bermasalah. Tidak ada gunanya pula kita memiliki stok barang banyak-banyak jika selama 3 bulan stok tersebut tidak laku terjual. Kuncinya adalah kita meminimalkan stok barang serendah mungkin dalam waktu sesingkat-singkatnya namun membuat pembayaran pembeli secepat-cepatnya. Jika disimpulkan, rumus sederhananya begini: CCC = DIO +DSO DPO, yang terdiri dari:

DIO adalah days inventory outstanding
DSO adalah days sales outstanding
DPO adalah days payable outstanding

Days Inventory Outstanding
DIO = Rata-rata persediaan/COGS per hari
Rata-rata persediaan = (persediaan awal + persediaan akhir)/2

Days Sales Outstanding
DSO = Rata-rata Piutang/Revenue per hari
Rata-rata piutang = (Piutang awal + piutang akhir)/2

Days Payable Outstanding
DPO = Rata-rata Hutang / COGS per hari
Rata-rata Hutang = (Hutang awal + hutang akhir)/2

Kelihatannya rumit? Yah itulah jadinya memang kalau kita mempelajari bisnis di bangku kuliah dengan biaya kuliah 600 juta lebih. Penulis sendiri beruntung bisa mendapatkan beasiswa MBA senilai setengah milyar lebih dari pemerintah Jepang. Oleh karena rejeki yang luar biasa ini, penulis merasa punya kewajiban moral untuk membagikan ilmu bisnis yang begitu berharga ini secara cuma-Cuma supaya lebih banyak orang Indonesia yang pintar bisnis dan tidak dibodohi terus-menerus bangsa asing. Jadi tenang saja, kita akan terus menjabarkan hal-hal rumit di atas dengan bahasa sehari-hari yang sederhana supaya kita semua bisa memulai bisnis sendiri tanpa modal, tanpa resiko, dan tanpa repot mikirin printilan ini-itu.Nantikan artikel selanjutnya yah!

Leave a comment

Your email address will not be published.


*